Sabtu, 17 Oktober 2009

Lingkaran Sederhana

*Terimakasihku untuk Chairil Anwar dan W.S Rendra

Berangkat kesuasana tak bersuara, tapi tidak menjadi suatu keniscayaan berlatar keakuan.
Menyelam jauh kedalam emosi yang menjelma menjadi teratai.

Dalam semak-semak rasa, dia hidup, tumbuh, dan bersuara walau kadang tak menggema. Meliuk-liuk dalam bunga mata. Jangan biarkan langkahmu lupa dan tak paham tentang jejak, karena itu adalah guru.

Aku mengajakmu masuk kedalam lingkaran sederhana, seperti sapa embun dan sumringah melati. Tujuannya bukan kemenangan, tapi mengerti tentang arti, karena hidup cuma sekali.

Syarif Wadja Bae
pagi 14 Okt 2009

Tidak ada komentar:

Posting Komentar